Home
Teknologi
Tips
Cara Atur Jarak ke Komputer Biar Mata Tidak Cepat Lelah

Cara Atur Jarak ke Komputer Biar Mata Tidak Cepat Lelah

Posisi Duduk Depan Komputer

Pernah nggak sih, setelah kita berjam-jam beraktivitas di depan komputer, tiba-tiba kepala kamu rasanya berat, mata perih, dan leher kaku? Sebagian besar diantara kita mungkin pernah mengalami kondisi tersebut.

Nah adapun salah satu penyebab utama dari kondisi tersebut yaitu bisa terjadi karena jarak antara mata ke layar komputer yang kurang pas. Dimana kebanyakan dari kita seringkali duduk terlalu dekat atau justru terlalu jauh, lalu tanpa sadar kita malah melakukan posisi membungkuk.

Pentingnya Menjaga Jarak Mata ke Komputer

Sebelum masuk ke tipsnya, kita bisa pahami dulu dampak yang mungkin bisa ditimbulkan.

Dimana kalau jaraknya terlalu dekat (kurang dari 40 cm), mata seringkali harus fokus lebih keras. Akibatnya, otot mata cepat tegang dan muncullah istilah Computer Vision Syndrome (CVS).

Gejalanya? yaitu mata menjadi kering, penglihatan buram, bahkan sakit kepala sampai ke bagian pundak. Sedangkan kalau terlalu jauh, kamu tanpa sadar akan memajukan kepala ke depan. Inilah yang bisa membuat leher dan punggung bagian atas lebih cepat pegal.

Nah untuk mengatasi hal tersebut boleh dibilang cukup sederhana, yaitu posisi ideal sekitar 50–70 cm dari mata ke layar, atau setara dengan panjang lengan tangan kamu saat sikut membentuk sudut 90 derajat.

Dan untuk tips lebih dalam bisa langsung simak penjelasan berikut.

Tips Mengatur Jarak dan Posisi Biar Betah Kerja Seharian

Adapun berikut ini merupakan langkah-langkah praktis yang bisa langsung kamu terapkan mulai hari ini, untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tidak nyaman setelah lama duduk di depan komputer.

1. Gunakan Aturan Lengan Sejajar

Pertama coba kita duduk tegak, lalu ulurkan tangan kamu ke arah monitor. Ujung jari tengah harus nyaris menyentuh layar. Kalau ujung jari masih jauh atau malah kelebihan, geser monitor mundur atau maju.

Ini patokan paling mudah tanpa perlu penggaris.

2. Atur Tinggi Monitor Sejajar dengan Pandangan

Jarak saja nggak cukup. Posisi ketinggian monitor juga sangat pengaruh. Bagian atas layar (bukan tengah) sebaiknya sejajar dengan ketinggian mata kamu. Kenapa? alasannya supaya leher nggak menunduk terus.

Nah jika kita memakai laptop, dimana posisi monitor seringkali terlalu rendah, solusinya yaitu bisa dengan memakai penyangga laptop atau tumpukan buku tebal. Percaya deh, investasi kecil ini bedanya luar biasa buat kenyamanan leher.

3. Perhatikan Sudut Layar

Selanjutnya usahakan agar layar jangan tegak lurus 90 derajat dengan meja. Miringkan sedikit ke belakang, sekitar 10–20 derajat. Ini membantu mata agar bisa melihat dengan sudut alami tanpa silau dari lampu di langit-langit.

Kalau kamu pakai laptop, buka layar sampai sudutnya sekitar 100–110 derajat. Jangan sampai terlalu ke belakang atau terlalu tegak.

4. Jangan Lupa Istirahat dengan Aturan 20-20-20

Tips klasik tapi emang jitu, yaitu setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini dapat memberi jeda kepada otot mata yang terus fokus ke layar untuk rileks dan beristirahat sejenak.

Kamu bisa pasang pengingat di ponsel atau pakai aplikasi seperti Stretchly (gratis) yang bisa memunculkan notifikasi secara berkala.

5. Posisi Duduk Juga Ikut Menentukan

Percuma jarak monitor sudah ideal, tapi posisi duduk kamu miring atau justru dalam keadaan membungkuk.

Ada beberapa tahapan agar posisi duduk kita bisa terus nyaman meski duduk berlama di depan komputer.
  • Pertama pastikan pinggang menyentuh sandaran kursi.
  • Kedua telapak kaki harus menapak lantai (kalau nggak sampai, pakai pijakan kecil).
  • Ketiga bahu harus dalam posisi rileks, tidak naik ke arah telinga.
Duduk yang benar bikin jarak mata ke layar otomatis lebih stabil.

Kesalahan Umum yang Sering Kita Lakukan

Banyak dari kita yang mungkin sudah sadar soal jarak ini, tapi kebanyakan dari mereka tetap melakukan beberapa kesalahan ini:
  • Memajukan wajah ke depan saat fokus mengerjakan tugas rumit. Jika sering dilakukan, coba tarik badan kembali ke sandaran kursi setiap 10 menit.
  • Menggunakan kacamata baca minus sambil duduk terlalu dekat. Kalau minus kamu memang tinggi, sebaiknya konsultasikan ke dokter mata untuk penggunaan kacamata khusus komputer.
  • Meletakkan minuman atau buku di antara keyboard dan monitor, sehingga tanpa sadar kita harus mendekatkan kepala.

Waktu yang Pas untuk Mengistirahatkan Badan 

Pada dasarnya tubuh kita punya alarm alami. Kalau kamu mulai sering mengucek mata, menggeliat, atau merasa nyeri di bagian pangkal leher, itu tandanya jika kamu sudah kelebihan waktu duduk di depan komputer.

Segeralah berdiri, regangkan punggung, dan alihkan pandangan ke arah luar jendela selama 2–3 menit. Jangan tunggu sampai sakit kepala parah atau mata benar-benar merah.

Mengatur jarak ke komputer tentu bukan berbicara soal kenyamanan saja, tapi juga bagian dari investasi jangka panjang buat kesehatan mata dan tulang belakang kamu.

Seharusnya dengan menerapkan tips di atas, kerja di depan laptop maupun PC berjam-jam nggak akan terasa menyiksa lagi.

Selamat mencoba, dan jangan lupa bagikan artikel ini ke teman kamu yang sering komplain pegal-pegal setiap habis maraton kerja di depan komputer.

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
close