Home
Balap
Info
Olahraga
30+ Istilah Penting dalam Dunia F1 yang Wajib Dipahami Fans

30+ Istilah Penting dalam Dunia F1 yang Wajib Dipahami Fans

Mobil F1 2026
sumber: formula1.com

Olahraga balap seperti Formula 1 (F1) tentu bukan hanya soal mobil cepat maupun para pembalap yang ganteng dan terkenal saja.

Melainkan dibalik setiap balapan yang tercipta, ada banyak sekali istilah-istilah teknis didalamnya yang seringkali kita dengar saat mengikuti ajang perlombaan jet darat satu ini. 

Contohnya saja seperti istilah undercut, overcut, diffuser, DNF, sandbagging, parc fermé, paddock, dll. Dimana dari sekian banyak istilah tersebut, sebagian dari kita mungkin masih banyak yang belum tau artinya. 

Nah buat kamu fans F1 atau buat kamu yang memang baru menonton, maka tidak ada salahnya jika kita menyempatkan waktu sedikit untuk belajar mengenai istilah-istilah dalam dunia balap Formula 1, tentu agar kita bisa lebih paham tentang jalannya balapan saat race berlangsung.

Istilah Teknis Aerodinamika dan Mobil F1

  1. Aero Rake, adalah alat berupa rangka dengan banyak sensor kecil yang dipasang di bagian kiri maupun bagian kanan mobil saat sesi latihan, dengan bentuk seperti ranting yang bercabang. Fungsinya sendiri yaitu untuk mengukur aliran udara di sekitar mobil, sehingga tim bisa memahami efektivitas paket aerodinamika yang mereka gunakan.
  2. Diffuser, merupakan salah satu komponen yang posisinya berada di bagian belakang bawah mobil. Komponen satu ini berfungsi untuk mengatur aliran udara yang keluar dari bawah mobil agar menghasilkan downforce tambahan tanpa menambah drag secara signifikan.
  3. Dirty Air, adalah udara turbulen yang dihasilkan dari mobil yang ada di depan. Mobil yang berada di belakang biasanya akan kehilangan downforce saat berada di dirty air, sehingga lebih sulit untuk menyalip.
  4. Downforce, adalah gaya tekan ke bawah yang membuat mobil bisa menempel ke aspal. Secara sederhana semakin besar downforce, maka mobil bisa menikung lebih cepat dan stabil, meski biasanya mengorbankan kecepatan di lintasan lurus.
  5. Drag, adalah hambatan udara yang melawan laju mobil. Drag yang terlalu besar bisa membuat mobil lebih lambat di trek lurus, sehingga tim harus menyeimbangkan antara downforce dan drag.
  6. DRS (Drag Reduction System), adalah sistem yang memungkinkan sayap belakang terbuka di zona tertentu (biasanya di jalur lurusan panjang). Tujuannya yaitu untuk mengurangi drag dan meningkatkan kecepatan agar mobil lebih mudah menyalip. Dimulai musim 2026, perangkat DRS ini resmi dihilangkan dan diganti dengan komponen aero aktif. 
  7. ERS (Energy Recovery System), adalah sistem hybrid yang menyimpan energi dari pengereman dan panas mesin, lalu digunakan kembali untuk menambah tenaga saat akselerasi berlangsung.
  8. Floor, adalah bagian bawah mobil F1 yang sangat krusial dalam era ground effect. Desain lantai mobil berperan besar dalam menghasilkan downforce tanpa mengganggu aerodinamika keseluruhan.
  9. Flow Visualization Paint (FVP) / Flow-vis, adalah cat khusus berwarna terang (biasanya kuning kehijauan) yang disemprotkan ke mobil saat latihan. Cat ini berguna untuk membantu tim melihat arah dan pola aliran udara di permukaan mobil.
  10. Halo, adalah struktur pelindung di sekitar kokpit pembalap yang berfungsi melindungi driver dari hantaman benda besar yang mengarah pada kepala mereka. Meski sempat menuai kontroversi, halo terbukti sangat efektif dalam melindungi kepala pembalap dari benturan yang serius.
  11. ICE (Internal Combustion Engine), adalah mesin pembakaran internal pada mobil F1 yang bekerja berdampingan dengan sistem hybrid ERS, atau bahasa sederhannya yaitu komponen mesin utama dari mobil F1 itu sendiri.
  12. Kerb, adalah bagian pinggir lintasan yang biasanya berwarna merah-putih (terkadang warna lain tergantung sirkuit) dan berfungsi sebagai pembatas antara lintasan utama dengan area luar atau gravel. Pembalap sering memanfaatkannya untuk memotong tikungan, meski terlalu agresif bisa merusak mobil.
  13. Porpoising, adalah efek memantul pada mobil akibat aliran udara di bawah mobil yang tidak stabil. Fenomena ini sempat menjadi masalah besar di era regulasi ground effect. 
  14. Sidepod, adalah bagian samping mobil yang mengalirkan udara ke sistem pendingin. Desain sidepod sangat memengaruhi performa aerodinamika mobil.

Istilah Strategi dan Performa Balapan

  1. Free Practice (FP), adalah sesi latihan bebas sebelum dimulainya balapan utama pada hari Minggu. FP biasanya terdiri dari FP1, FP2, dan FP3, sesi ini digunakan untuk pengumpulan data, uji setup, dan simulasi balapan, yang dilakukan pada hari Jum'at dan Sabtu.
  2. Gap, adalah selisih waktu antara satu pembalap dengan pembalap lain, baik saat kualifikasi maupun saat balapan.
  3. Graining, berkaitan dengan degradasi ban, di mana permukaan ban berubah menjadi kasar akibat suhu dan gaya gesek yang tidak ideal, sehingga grip ban menjadi berkurang.
  4. Grand Slam, terjadi saat satu pembalap meraih 4 pencapaian sekaligus dalam satu race, yaitu pole position, memimpin setiap lap dari awal hingga akhir balapan, mencatat fastest lap, dan memenangkan balapan itu sendiri.
  5. Long Run, adalah simulasi stint balapan dengan bahan bakar banyak. Biasanya dilakukan di sesi latihan untuk mengukur ketahanan ban dan race pace. Selain itu dalam skenario long run, mobil biasanya akan menggunakan ban tipe paling keras (Hard) untuk membuat mobil bisa berada di lintasan selama mungkin tanpa perlu masuk pit stop.
  6. Pole position, adalah posisi start terdepan yang diperoleh dari hasil kualifikasi.
  7. Qualifying, adalah sesi penentuan posisi start yang terdiri dari Q1, Q2, dan Q3. Kecepatan satu lap sangat menentukan di sesi ini.
  8. Race pace, menggambarkan kecepatan konsisten mobil selama balapan, bukan hanya satu lap cepat.
  9. Sandbagging, adalah strategi menyembunyikan performa asli mobil, biasanya saat latihan atau tes, agar lawan tidak mengetahui potensi sebenarnya dari satu tim.
  10. Sprint race, adalah balapan jarak pendek yang digelar sebelum race utama. Hasil sprint biasanya mempengaruhi posisi start atau memberikan poin tambahan.
  11. Undercut & Overcut, Undercut adalah strategi pit stop lebih awal untuk mendapatkan keuntungan dari ban baru, sementara overcut adalah bertahan lebih lama di lintasan dengan harapan mendapat keuntungan saat lawan melakukan pit stop.
  12. Understeer & Oversteer, Understeer terjadi saat mobil sulit berbelok dan melebar keluar tikungan, sedangkan oversteer adalah kondisi bagian belakang mobil kehilangan grip dan cenderung berputar.

Istilah Regulasi dan Kejuaraan

  1. DNF (Did Not Finish), berarti pembalap gagal menyelesaikan balapan akibat kecelakaan atau masalah teknis.
  2. DNS (Did Not Start), digunakan saat pembalap tidak bisa memulai balapan meski sudah terdaftar.
  3. DSQ (Disqualified), berarti pembalap didiskualifikasi karena melanggar regulasi teknis atau olahraga.
  4. Paddock, adalah area di belakang pit lane tempat tim, pembalap, dan kru beraktivitas selama akhir pekan balapan.
  5. Parc Fermé, adalah area tertutup tempat mobil diparkir setelah kualifikasi dan balapan selesai. Di sini semua mobil akan diperiksa oleh race director dan tidak boleh diubah sembarangan.
  6. Virtual Safety Car (VSC), adalah kondisi netral di mana pembalap harus menjaga delta waktu tertentu tanpa mobil safety car keluar ke dalam lintasan.
  7. WCC (World Constructor Championship), adalah kejuaraan dunia untuk tim konstruktor, dihitung dari total poin kedua pembalap dalam satu tim.
  8. WDC (World Driver Championship), adalah gelar juara dunia pembalap yang diperoleh dari akumulasi poin sepanjang musim dari seorang pembalap.

Nah itulah tadi, beberapa pengertian dari istilah dalam dunia balap Formula One yang perlu kita tahu. 

Semoga dengan memahami istilah-istilah di atas, menonton F1 jadi jauh lebih seru dan bermakna.

Jadi kamu tidak hanya melihat siapa yang menang saja, tapi juga paham akan strategi yang dipakai, teknis mobil, dan drama di balik setiap balapan.

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
close