Dalam sebuah perangkat PC desktop, keyboard bisa dibilang merupakan salah satu komponen yang paling sering kita gunakan, baik untuk kebutuhan mengetik, bermain game, maupun untuk pekerjaan produktif lainnya.
Namun tidak semua orang memahami istilah-istilah teknis yang ada pada komponen tersebut, misalnya saja seperti fitur anti-ghosting dan juga NKRO. Kedua istilah ini seringkali muncul dalam spesifikasi keyboard, khususnya tipe keyboard mekanik maupun untuk keyboard gaming.
Banyak orang mengira bahwa keduanya merupakan hal yang sama atau satu kesatuan, padahal sebenarnya tidak demikian. Meski saling terkait, namun keduanya merupakan istilah yang berbeda.
Apa Itu Anti-Ghosting pada Keyboard?
Istilah ghosting pada konteks keyboard sendiri boleh dibilang merujuk pada kondisi ketika kita sedang menekan beberapa tombol keyboard secara bersamaan, tetapi tidak semua input yang kita tekan itu bisa terdeteksi dengan benar oleh sistem komputer.
Misalnya saja saat kita sedang menekan tiga tombol sekaligus, tetapi hanya dua tombol saja yang terinput atau terketik oleh sistem komputer.
Bahkan bisa juga muncul "input hantu", dimana tombol yang tidak ditekan sama sekali justru ikut terinput/terketik. Dan disinilah istilah ghosting pada keyboard itu muncul.
Kejadian seperti ini tentu saja bisa sangat mengganggu, terutama saat kita sedang bermain game yang seringkali membutuhkan kombinasi tombol cepat dan akurat, termasuk menekan tombol secara bersamaan.
Oleh karenanya peran dari teknologi anti-ghosting sangat diperlukan. Keyboard dengan fitur ini dirancang untuk mengurangi atau menghilangkan fenomena ghosting, sehingga setiap tombol yang kita tekan bisa terbaca lebih akurat.
Dengan kata lain, anti-ghosting bisa memastikan input tetap sesuai dengan tindakan kita, tanpa tambahan atau pengurangan perintah saat kita menekan tombol di keyboard.
Lalu Apa Itu NKRO?
Istilah NKRO sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari N-Key Rollover, yaitu sebuah fitur yang memungkinkan setiap tombol yang ditekan, baik satu maupun banyak sekaligus, terbaca dengan sempurna tanpa ada batasan jumlah.
Artinya meskipun kita menekan 10 tombol atau lebih secara bersamaan, namun semuanya tetap dapat terdeteksi oleh sistem.
Berbeda dengan anti-ghosting yang lebih fokus mengatasi masalah “input hantu”, NKRO justru memastikan tidak ada batas maksimum jumlah tombol yang bisa ditekan secara bersamaan.
Jadi bisa dibilang anti-ghosting dan NKRO saling berkaitan, tetapi keduanya bukanlah hal yang sama. Anti-ghosting lebih kepada pencegahan kesalahan input, sedangkan NKRO lebih kepada seberapa banyak tombol bisa ditekan bersamaan tanpa kendala atau bisa tetap dibaca oleh sistem komputer dengan tepat.
Apakah Keyboard Anti-Ghosting Selalu Memiliki NKRO?
Jawabannya adalah tidak selalu. Keyboard anti-ghosting belum tentu mendukung NKRO penuh. Sebagian keyboard mungkin hanya mendukung 6-Key Rollover (6KRO), yang berarti maksimal enam tombol bisa ditekan secara bersamaan.
Sementara untuk mencapai level NKRO sejati, biasanya dibutuhkan keyboard dengan koneksi USB khusus atau bahkan jenis konektor PS/2 (konektor keyboard/mouse versi lama) yang memang dikenal mendukung rollover tanpa batas.
Oleh karena itu saat membeli keyboard, maka sebaiknya kita perlu memperhatikan spesifikasi secara detail. Jangan langsung menganggap keyboard dengan label “anti-ghosting” otomatis memiliki fitur NKRO.
Manfaat dan Kelebihan NKRO
Kehadiran fitur NKRO jelas memberikan banyak keuntungan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan akurasi tinggi:
Pertama yaitu untuk gamer, dimana fitur ini memungkinkan semua kombinasi tombol bisa terdeteksi dengan sempurna. Bayangkan saat kita sedang bermain game fighting atau rhythm game, pastinya akan banyak tombol yang ditekan secara cepat dalam waktu bersamaan. Tanpa adanya NKRO, beberapa input mungkin bisa saja terlewat, dan hal itu tentu akan sangat merugikan.
Manfaat yang kedua yaitu saat keyboard ingin digunakan untuk keperluan pengetikan cepat atau penggunaan profesional. Nah NKRO memastikan tidak ada huruf atau angka yang hilang meski kita mengetik dengan kecepatan tinggi sekalipun.
Hal ini tentu saja sangat berguna bagi beberapa profesi seperti programmer, penulis, atau siapa saja yang mengandalkan keyboard sebagai alat utama produktivitas terutama untuk mengetik cepat.
Selain itu, fitur NKRO juga memberikan rasa aman dan nyaman, karena kita tahu bahwa setiap perintah yang kita masukkan akan terbaca dengan benar, tanpa perlu khawatir ada kesalahan teknis dari perangkat.
Kesimpulan
Dari pembahasan tadi jelas bahwa anti-ghosting dan NKRO bukanlah hal yang sama, meskipun keduanya saling berkaitan erat satu sama lain.
Anti-ghosting pada dasarnya berfungsi untuk mencegah terjadinya input yang salah, sementara NKRO menjamin setiap tombol yang ditekan bisa terbaca tanpa batas jumlah.
Yang perlu kita ingat yaitu, bahwa tidak semua keyboard anti-ghosting memiliki NKRO, biasanya anti-ghosting standar hanya bisa menekan maksimal beberapa tombol sekaligus (dua sampai enam tombol). Sedangkan keyboard dengan NKRO biasanya sudah full semua tombol bisa ditekan secara bersamaan.
Sehingga agar tidak salah saat membeli, maka ada baiknya kita memeriksa spesifikasi dengan lebih detail, terutama jika kebutuhan kita memang cukup spesifik seperti untuk keperluan bermain game kompetitif atau mengetik.
Pada akhirnya, fitur seperti NKRO dan anti-ghosting ini tentu bukan hanya gimmick semata, melainkan inovasi yang benar-benar meningkatkan pengalaman penggunaan keyboard, baik untuk gaming maupun untuk aktivitas sehari-hari.
No comments