Manfaat Memakai Baja Ringan dan Tips Memilih Baja Ringan


Baja ringan merupakan salah satu dari jenis bahan kontruksi bangunan dengan memiliki bentuk, yaitu berupa baja batangan dengan profil sudut yang bisa beranekaragam tergantung peruntukannya.

Beberapa contoh dari desain profil baja ringan yang banyak dipakai, yaitu seperti bentuk siku bersudut, C purlin, Z purlin, pipa persegi, pipa bulat, serta bentuk lainnya.

Dengan bentuk yang sangat beranekaragam inilah, baja ringan seringkali digunakan untuk berbagai macam jenis kebutuhan kontruksi, baik itu untuk kerangka utama pada bangunan bertingkat, struktur dinding, struktur lantai, kerangka atap, kerangka plafon, dan juga untuk kegunaan lainnya.

Pemakaian baja ringan sendiri umumnya bisa dijadikan sebagai alternatif dari baja konvensional karena harga jual yang relatif lebih terjangkau, lebih tahan korosi, serta lebih mudah didapatkan jika dibandingkan dengan baja konvensional biasa.

Adapun beberapa fungsi serta manfaat dari pemakaian baja ringan yaitu sbb :

1. Bobot yang ringan, seperti namanya maka tidak heran jika jenis baja satu ini memang memiliki berat masa yang lebih ringan jika dibanding baja biasa, sehingga memungkinkannya untuk lebih mudah diangkut dan juga dipasang.

2. Desain fleksibel, bentuknya yang sangat beranekaragam dengan berbagai profil sudut, membuatnya bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan kontruksi bangunan dari mulai untuk rumah tapak, ruko, pabrik, hingga bangunan komersial tertentu.

3. Daya tahan kuat, walau memiliki bobot yang ringan, namun untuk masalah daya tahan jangan diragukan lagi. Dengan pemasangan yang tepat, baja ringan bisa menopang beban yang cukup berat seperti halnya untuk keperluan atap rumah.

4. Anti korosi, dibanding baja konvensional, baja ringan cenderung lebih tahan korosi karena umumnya sudah dilapisi dengan cat khusus tahan korosi, sehingga aman terhadap segala kondisi cuaca termasuk cuaca yang buruk sekalipun.

5. Pemasangan lebih efisien, proses pemasangan dapat dilakukan dengan lebih cepat, sehingga bisa menghemat budget serta waktu pemasangan.

6. Ramah lingkungan, kebanyakan baja ringan seringkali terbuat dari material daur ulang yang sangat ramah lingkungan. Jadi kitapun bisa ikut andil dalam membantu menjaga bumi yang lebih sehat.

Nah terlepas dari kelebihan serta manfaat dari menggunakan baja ringan, kita sebagai konsumen pun tentu harus tetap teliti dan juga memperhatikan kualitas dari material ini, terutama saat ingin diaplikasikan pada bangunan rumah kita.

Sebab tidak jarang ada saja jenis dari baja ringan abal-abal yang memiliki kualitas yang sangat rendah. Dimana jika dipakai, tentu dikhawatirkan bisa berdampak pada kontruksi bangunan yang akan cepat rusak.

Nah oleh karena itu ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat ingin membeli jenis baja ringan, terlebih agar kita bisa dengan lebih mudah membedakan antara baja ringan berkualitas super dengan jenis baja ringan abal-abal.


Tips Membedakan Baja Ringan Kualitas Tinggi dengan Baja Ringan Abal-abal

Secara kasat mata mungkin kita akan sulit untuk membedakan kualitas dari baja ringan. Namun jika diamati lagi lebih detail, maka akan terlihat beberapa perbedaan diantara keduanya.


1. Label dan Sertifikat

Hal pertama yang paling mudah dilihat yaitu mengenai keberadaan label brand dan juga sertifikat.

Produk baja ringan yang benar-benar berkualitas tinggi, tentunya mayoritas sudah dibekali dengan sertifikat mengenai komposisi bahan pembuatan serta standar tertentu dalam setiap produksinya.

Selain itu, produsen manufaktur pun biasanya diharuskan memenuhi standar produksi sesuai dengan negara tempat menjual produknya.

Di Indonesia sendiri, standar yang umumnya berlaku yaitu berupa standar SNI yang harus wajib dilengkapi untuk berbagai macam jenis produk manufakur. Dimana jika sudah terdapat label maupun sertifikasi seperti ini, maka boleh dibilang produk tersebut sudah memiliki kualitas yang cukup baik.


2. Komposisi Bahan

Produk baja ringan dengan spesifikasi yang tinggi biasanya terbuat dari jenis baja karbon tipe rendah maupun baja karbon tipe sedang.

Jadi untuk mengetahui komposisi ini, sekali lagi jangan lupa untuk melihat spesifikasi dari komposisi bahan yang digunakan dengan melihat sertifikasi produk tersebut.

Disisi lain, baja ringan berkualitas rendah biasanya memiliki banyak campuran unsur material lain, dengan porsi kandungan baja yang digunakan cenderung lebih sedikit.


3. Berat dan Ketebalan Plat

Coba periksa dan lihat lebih detail bagian ketebalan plat dari ujung ke ujung. Produk yang bagus umumnya akan memiliki tingkat konsistensi presisi yang sangat rapih, dimana ketebalan kemungkinan besar akan sama di hampir setiap sisi.

Selain itu bobot dari produk pun bisa menjadi salah satu indikator penting. Baja yang berkualitas jika dipegang dan diangkat dengan tangan akan terasa lebih kokoh, jika dibandingkan dengan yang murahan dimana biasanya akan terasa lebih ringkih.

Lalu lihat juga bagian detail finishing pada bagian permukaan, jika terlihat sangat halus serta presisi dari penggunaan cat yang merata, maka boleh dibilang produk tersebut sudah tergolong cukup bagus.


4. Kekuatan Daya Tarikan

Jika memang memungkinkan kita bisa mencoba untuk menguji daya tarikan dan melihat hasilnya secara langsung dengan menggunakan alat uji khusus.

Baja ringan berkualitas baik umumnya akan memiliki tingkat daya tarikan yang cukup kuat, dimana tegangan minimal yaitu berada di angka 550 Mpa atau bisa juga tertulis dengan G550.

Jika berada dikisaran tersebut, maka baja ringan bisa dibilang sudah memenuhi standar, dan jika kurang dari itu sebaiknya dihindari karena berpotensi tidak akan kuat dalam menahan beban saat digunakan dalam material kontruksi bangunan.


5. Harga yang Relevan

Harga yang terlalu murah jika dibanding dengan produk sejenisnya, mungkin hal ini bisa menjadi salah satu indikasi awal jika produk tersebut memang abal-abal.

Jika ingin lebih aman setidaknya belilah diharga menengah, atau jika ingin mendapatkan kualitas yang terbaik, mungkin kita bisa mencoba untuk membeli produk dengan tawaran harga yang paling mahal sekalian.

Namun yang jelas jangan terlalu tergiur dengan harga diskon, apalagi jika diskon harga yang diberikan tersebut memang tidak masuk akal. Bahkan harusnya kita curiga jika ada produk yang dijual terlalu murah.


6. Testimoni dan Ulasan Konsumen Lain

Ulasan dari konsumen yang pernah menggunakan produk dari sebuah brand tertentu, mungkin bisa menjadi salah satu pertimbangan kita dalam memutuskan untuk membeli produk baja ringan.

Kita bisa bertanya kepada teman atau bisa juga melalui forum di internet mengenai produk yang akan kita pilih. Jika feedback yang diberikan terbilang cukup positif, maka kita bisa mulai mempertimbangkan untuk membeli produk dari brand tersebut.


7. Memilih Merk Ternama

Jika tidak ingin repot, mungkin kita bisa membeli produk dari brand yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi baik di bidang tersebut.

Umumnya brand yang sudah ternama akan memiliki kualitas yang sedikit lebih baik bahkan bisa menjamin kualitas dari setiap produk yang dijual.

Selain itu, brand yang baik biasanya akan memberikan garansi dengan masa waktu tertentu jika produknya memang terindikasi cacat produksi. Pastikan kita mendapatkan oerlindungan garansi yang paling lama diantara produk lainnya demi kenyamanan kita.


Nah itulah tadi penjelasan mengenai manfaat dari menggunakan baja ringan untuk kontruksi bangunan, serta tips untuk membedakan antara baja ringan berkualitas tinggi dengan yang abal-abal.

Dalam memilih material baja ringan, sangat disarankan agar kita memilih produk yang paling baik dengan tidak mengorbankan kualitas demi alasan untuk menghemat biaya.

Sebab jika dilakukan, hal itu mungkin bisa saja berpengaruh pada kondisi bangunan rumah kita yang akan cepat rusak. Bukannya menghemat biaya yang ada justru bisa membuat pengeluaran menjadi semakin membengkak.

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan. No Spam !

Previous Post Next Post

Contact Form

close