Home
Hardware
Komputer
Teknologi
Mengenal Jenis Warna dan Karakter Switch Keyboard Mekanikal

Mengenal Jenis Warna dan Karakter Switch Keyboard Mekanikal

Mechanical keyboard red switch

Pernah nggak sih ketika kita sedang asyik mengetik atau main game, kita merasa suara ketikannya kok memuaskan banget? Atau malah sebaliknya, kita merasa tuts di keyboard yang dipakai terlalu enteng sampai sering typo? Nah semua sensasi itu sebenarnya berasal dari satu komponen kecil yang ada di balik setiap keyboard yaitu bernama "Switch".

Buat kamu yang baru terjun ke dunia mechanical keyboard, istilah switch ini mungkin terdengar teknis banget. Tapi tenang, disini kita bakal bahas dengan bahasa yang lebih sederhana biar gampang dimengerti.

Apa Itu Switch pada Keyboard Mekanikal?

Singkatnya switch adalah mekanisme sakelar di bawah setiap tombol keyboard mekanikal yang bertugas mengirim sinyal ke komputer saat kita menekannya.

Adapun perbedaan dengan keyboard laptop atau keyboard kantoran biasa (membrane), switch mekanikal punya komponen fisik seperti per (spring) dan batang (stem) yang terpisah untuk tiap tombolnya.

Itulah kenapa keyboard mekanikal lebih awet dan punya sensasi "mantul" yang khas saat digunakan untuk mengetik. Selain itu, jika ada satu tombol yang rusak, maka kita tinggal ganti switch-nya saja tanpa harus buang seluruh keyboard maupun membeli satu set keyboard yang baru.

Batang Plus (+) dan Kode Warna Switch

Kalau kamu iseng cabut penutup tombol (keycap), kamu mungkin akan melihat batang plastik kecil berbentuk tanda plus (+). Bagian ini sering disebut sebagai Stem atau bagian batang. Nah disinilah standar industri bermain.

Biasanya para produsen menggunakan kode warna pada bagian stem ini untuk membedakan karakteristiknya. Jadi meskipun merek keyboard kamu berbeda-beda, tapi warna stem ini bisa dibilang bahasa universal yang membantu kita tahu gimana rasa ketikannya sebelum dicoba.

Tiga Karakteristik Utama Switch yang Wajib Kamu Tahu

Secara garis besar, switch mekanikal dibagi menjadi tiga kategori utama, berdasarkan warna atau karakter saat digunakan mengetik.

1. Linear (Identik dengan Warna Merah)

Switch jenis Linear adalah si paling mulus. Saat kamu menekan tombol, gerakannya cenderung langsung menekan lurus ke bawah tanpa ada hambatan atau suara klik di tengah jalan.

Sensasi dari switch linear yaitu tombol akan terasa lebih ringan, lancar, dan konsisten saat ditekan.

Tipe ini bisa dibilang sangat cocok dipakai oleh para gamers, karena gerakannya yang cenderung mulus dan langsung saat ditekan. Switch ini sangat responsif untuk gerakan cepat seperti di game FPS.

2. Tactile (Identik dengan Warna Coklat)

Jika kita menginginkan tombol yang terasa ada feedback, maka tipe tactile adalah jawabannya. Di tengah tekanan, kamu bakal merasakan sedikit ada  hambatan atau serasa ada gundukan kecil sebelum tombol mentok ke bawah.

Sensasi yang dirasakan yaitu seperti ada gelombang kecil yang memberi tahu jari kamu kalau ketikan sudah terinput.

Adapun tipe ini sangat cocok dipakai untuk penulis, programmer, atau kamu yang memang sering mengetik dokumen. Sensasi tactile ini juga bisa mengurangi typo saat mengetik, karena adanya sensasi tactile yang bisa dirasakan. 

3. Clicky (Identik dengan Warna Biru)

Ini adalah jenis switch yang paling berisik sekaligus paling memuaskan buat sebagian orang. Selain ada hambatan tactile, switch ini juga sering mengeluarkan suara "klik" yang terdengar sangat nyaring, dimana sensasinya persis seperti saat memakai mesin tik jadul.

Bagi orang yang sering mengetik di malam hari, tipe ini mungkin bisa cukup mengganggu karena suaranya yang cukup keras terdengar.

Adapun tipe ini lebih cocok buat kamu yang kerja sendirian di kamar dan suka sensasi audio yang ramai. Namun tentu saja jangan pernah memakai ini di kantor kalau kamu nggak mau dilempar staples sama rekan kerja.

Variasi Warna di Luar Standar

Seperti yang sudah dibahas diatas, secara garis besar hampir semua switch di dunia ini mengacu pada tiga karakteristik utama, yang mana hal ini dipopulerkan oleh brand asal Jerman bernama Cherry MX, yaitu ada linear (red), clicky (blue), dan tactile (brown).

Namun perlu kita tahu bahwa dunia keyboard itu tentu sangat luas sekali. Beberapa brand besar seperti Razer, Logitech, atau produsen switch custom seperti Gateron dan Kailh seringkali mengeluarkan varian yang unik.

Warna-warnanya mungkin beda, misalnya ada warna Kuning (Yellow), Hitam (Black), atau Perak (Silver). Biasanya switch spesial ini secara spesifikasi dan karakteristik berada di antara tiga jenis yang sudah dijelaskan di atas.

Contohnya, Silver Switch biasanya adalah versi Linear yang ditekan sedikit saja sudah langsung merespon (short actuation). Jadi jangan kaget jika kita menemukan ada warna selain dari ketiga warna utama diatas.

Gimana? Sekarang sudah nggak bingung lagi kan bedanya antara switch merah, coklat, dan biru?

Memilih switch itu tentu soal selera, jadi kalau ada kesempatan, mending kamu coba langsung biar jari-jari kamu yang menentukan sendiri.

Kira-kira dari ketiga jenis di atas, mana nih yang paling bikin kamu penasaran untuk dicoba?

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
close