Home
Bisnis
Fintech
Keuangan
Gaji Freelancer Gak Menentu? Ini Cara Atur Uang Biar Healing

Gaji Freelancer Gak Menentu? Ini Cara Atur Uang Biar Healing

Investasi mudah menggunakan CIMB Octo

Menjadi pekerja lepas atau freelancer memang menawarkan kebebasan yang menggiurkan. Kamu punya kendali penuh atas waktu dan tempat kerjamu. Namun, di balik kebebasan itu, ada tantangan nyata yang sering bikin pusing, yaitu pendapatan bulanan yang tidak pasti. Ada kalanya rekening gendut karena banyak proyek, tapi bulan berikutnya bisa jadi sepi senyap.

Jika tidak dikelola dengan bijak, ketidakpastian ini bisa memicu stres berkepanjangan dan mengganggu kesehatan mentalmu. Padahal, tujuanmu bekerja keras tentu agar bisa menikmati hidup, bukan? Agar agenda healing kamu tetap jalan tanpa rasa bersalah, manajemen keuangan yang tepat adalah kuncinya.

Gaji Tidak Tetap Bukan Alasan Tidak Punya Aset

Sering kali ada anggapan keliru bahwa investasi dan kepemilikan aset hanya milik mereka yang bekerja kantoran dengan gaji tetap. Pola pikir ini sebaiknya mulai kamu ubah. Justru karena penghasilanmu fluktuatif, kamu perlu lebih disiplin membangun aset sebagai jaring pengaman masa depan.

Memiliki aset tidak harus selalu dimulai dengan membeli properti mewah yang mahal. Kamu bisa memulainya dari instrumen investasi yang lebih terjangkau. Fokuslah pada persentase, bukan sekadar nominal. Tetapkan komitmen, misalnya menyisihkan sekian persen dari setiap invoice yang cair untuk dialokasikan ke pos aset. Konsistensi inilah yang akan menyelamatkanmu di kemudian hari.

Jebakan Feast or Famine: Kesalahan Fatal Freelancer

Dalam dunia freelance, kita mengenal siklus yang cukup populer bernama Feast or Famine. Ini adalah kondisi di mana kamu hidup bak raja saat proyek sedang ramai (feast), namun harus berhemat ketat hingga menderita saat orderan sepi (famine).

Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah menjadikan penghasilan besar di satu bulan sebagai standar gaya hidup untuk bulan-bulan berikutnya. Akibatnya, pengeluaran jadi membengkak dan sulit dikendalikan. Saat siklus sepi datang, tabungan pun terpaksa tergerus habis hanya untuk bertahan hidup. Kamu perlu menyadari pola ini sejak awal agar tidak terjebak dalam lingkaran masalah keuangan yang melelahkan.

Manajemen Arus Kas Saat Sepi Project

Mengatur arus kas atau cash flow adalah kemampuan bertahan hidup yang wajib dimiliki setiap freelancer. Tujuannya sederhana, yaitu memastikan dapur tetap mengebul dan tagihan terbayar meski klien sedang sepi.

Subsidi silang dari bulan "basah" ke bulan "kering"

Strategi yang paling ampuh adalah menerapkan subsidi silang. Saat kamu berada di bulan "basah" atau sedang panen proyek, tahan keinginan untuk menghabiskan semua uangmu. Simpan kelebihannya untuk menutupi kebutuhan di bulan "kering".

Cobalah menggaji dirimu sendiri dengan nominal tetap setiap bulan. Jika pendapatan bulan ini melebihi gaji yang kamu tetapkan, simpan selisihnya di rekening terpisah. Dana cadangan inilah yang nantinya akan kamu ambil saat penghasilan sedang menurun, sehingga gaya hidupmu tetap stabil.

Cara Siapkan Dana Darurat & Pajak Mandiri

Rasa aman seorang freelancer sebenarnya bertumpu pada dua hal utama, yaitu dana darurat yang kuat dan kepatuhan dalam membayar pajak.

1. Rumus dana darurat: 6-12x pengeluaran bulanan

Kebutuhan dana daruratmu berbeda dengan karyawan tetap yang mungkin cukup dengan cadangan 3 bulan. Karena risiko pekerjaanmu lebih tinggi, kamu butuh bantalan yang lebih tebal. Idealnya, siapkan dana darurat sebesar 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan. Jumlah ini akan memberimu ketenangan pikiran saat mencari klien baru, sehingga kamu tidak perlu terdesak mengambil proyek murah hanya demi menyambung hidup.

2. Menyisihkan pajak di awal terima invoice

Urusan pajak sering kali terlupakan dan mendadak jadi beban berat di akhir tahun. Untuk menghindari kepanikan ini, biasakan langsung memotong sekian persen untuk pajak setiap kali kamu menerima pembayaran dari klien. Segera pisahkan uang ini ke rekening berbeda agar tidak terpakai untuk keperluan konsumtif sehari-hari.

Parkir Penghasilan Tambahan di Obligasi Aplikasi OCTO

Setelah dana darurat aman, langkah selanjutnya adalah mengamankan penghasilan tambahan agar nilainya berkembang dan tidak tergerus inflasi. Salah satu instrumen yang sangat cocok untuk profil risiko freelancer adalah Obligasi.

Obligasi Negara sebagai safety net

Obligasi Negara bisa menjadi pilihan cerdas karena risikonya yang relatif rendah dengan imbal hasil yang umumnya lebih menarik daripada tabungan biasa. Instrumen ini bisa berfungsi sebagai lapisan keamanan atau safety net kedua setelah dana daruratmu.

Investasi obligasi dengan Aplikasi CIMB Niaga Octo

Kabar baiknya, kamu bisa membeli Obligasi Negara dengan sangat mudah melalui aplikasi OCTO. Prosesnya praktis dan bisa dilakukan dari mana saja, sangat cocok dengan gaya kerjamu yang mobile. Dengan fitur investasi di aplikasi OCTO, kamu bisa memantau pertumbuhan asetmu secara real-time. Jadi, rencana healing atau liburan kamu di masa depan bisa terealisasi dengan dana yang sudah dikembangkan secara optimal.

Kesimpulan

Menjadi freelancer dengan gaji tidak menentu bukanlah halangan untuk mencapai kemapanan finansial. Dengan menghindari gaya hidup feast or famine, disiplin melakukan subsidi silang, serta rutin berinvestasi, kamu bisa tetap tenang dan menikmati hidup. Pastikan kamu juga didukung oleh alat bantu yang tepat untuk mengelola itu semua.

 Yuk, mulai atur keuangan dan investasi masa depanmu dengan lebih mudah! Download dan gunakan aplikasi OCTO dari CIMB Niaga sekarang juga untuk akses investasi Obligasi dan Reksa Dana dalam genggaman.

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
close