Jenis Blue Screen PC Komputer dan Solusi Mengatasinya


Salah satu dari jenis kerusakan error yang sering terjadi pada perangkat PC komputer yaitu berupa munculnya tampilan Blue screen pada layar monitor.

Kita mungkin pernah mengalami kejadian ini, dimana saat blue screen terjadi maka umumnya device komputer akan menjadi stuck secara secara tiba-tiba serta akan muncul tampilan dengan latar belakang biru pada monitor PC kita.

Lalu akan terdapat beberapa teks tulisan, dimana salah satunya yaitu berupa pesan "Stop code:" yang kemudian dilanjutkan dengan jenis kesalahan error yang dialami.

Pada dasarnya blue screen of death (BSOD) di perangkat komputer maupun laptop bisa terjadi karena adanya sistem operasi (Windows) yang mengalami kesalahan/masalah kritis, sehingga membuat PC bisa berhenti secara mendadak.

Kebanyakan masalah yang sering terjadi biasanya ada pada sector hardware yang mengalami gangguan sistem error maupun kondisi malfunction yang lain, meskipun tentu juga bisa terjadi karena kesalahan pada software.

Nah ternyata kondisi error dengan tampilan blue screen ini ada banyak sekali jenisnya. Dimana setiap pesan error yang muncul akan memiliki kode kesalahan unik yang berbeda-beda, tergantung dari masalah teknis apa yang dialami pada perangkat komputer tersebut.

Adapun pada kesempatan kali ini kita akan coba membahas mengenai beberapa pesan error yang biasanya muncul pada saat layar monitor mengalami blue screen.

Hal ini cukup penting diketahui, mengingat dengan kita mengetahui jenis kode pesan yang ditampilkan, maka diharapkan kita bisa mengidentifikasi masalah yang sedang terjadi dan bisa segera menyelesaikan kerusakan sesuai dengan pesan error yang tampil tersebut.


Inilah Jenis Kondisi Blue Screen pada PC Desktop maupun Laptop dan Cara Memperbaikinya

Tampilan berupa teks tulisan akan muncul saat komputer mengalami gejala blue screen. Berikut beberapa pesan tulisan yang biasa muncul saat device kita stuck di kondisi blue screen.


1. KERNEL_SECURITY_CHECK_FAILURE

Pesan kesalahan ini biasanya menunjukkan jika terdapat masalah pada sistem keamanan maupun sistem software terintegrasi pada komputer.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak terjadi lagi, pertama yaitu dengan melakukan update sistem operasi versi terbaru (install windows update), dan yang kedua yaitu bisa dengan menjalankan perintah system file checker (SFC) untuk memeriksa integritas sistem file dalam kondisi yang baik atau tidak.


2. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP

Pesan ini muncul bisa disebabkan karena kondisi pada sistem hardware komputer/laptop mengalami overheat atau bisa juga karena proses saat menjalankan overclocking yang telah melewati batas toleransi pada prosesor, sehingga prosesor maupun BIOS mengalami corrupt.

Cara mengatasi masalah ini yaitu bisa dengan mematikan komputer untuk menurunkan suhu prosesor yang sebelumnya overheat, lalu tidak melakukan overclocking secara berlebihan, dan juga memeriksa kondisi cooler apakah masih bekerja dengan normal atau tidak.

Jika cooler memang bermasalah, maka kita bisa menggantinya dengan jenis cooler yang lebih baik lagi untuk bisa mendinginkan kinerja hardware agar tidak mengalami kondisi panas berlebih.


3. DRIVER_POWER_STATE_FAILURE

Kondisi ini bisa terjadi akibat dari sistem pada hardware tidak merespon perintah daya yang telah ditetapkan oleh sistem.

Solusi untuk mengatasi hal ini yaitu bisa dengan melakukan update driver dari setiap komponen hardware (seperti motherboard, VGA card/GPU), maupun bisa juga dengan mengecek pengaturan manajemen daya untuk masing-masing perangkat keras apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak.


4. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM

Nah jenis blue screen yang satu ini mungkin yang paling banyak dan sering ditemui termasuk juga di perangkat kita.

Jika hal ini terjadi, maka beberapa hal utama yang sering menjadi penyebab yaitu bisa karena adanya kerusakan dan kesalahan pada bagian partisi file sistem, maupun bisa juga diakibatkan karena masalah pada storage penyimpanan seperti mengalami data corrupt dan tidak bisa terbaca.

Permasalahan ini bisa saja bersumber pada pemasangan storage memori penyimpanan yang tidak benar, seperti kabel yang tidak dipasang dengan kencang atau bisa juga pin konektor pada SSD/hardisk mengalami kerusakan.

Solusi dari masalah ini bisa dengan cara mengecek kabel maupun konektor storage agar terpasang dengan benar. Bisa juga dengan melakukan pemeriksaan partisi dengan melakukan metode chkdsk.


5. MEMORY_MANAGEMENT

Jika pada poin sebelumnya kerusakan atau error terjadi pada storage penyimpanan, maka untuk poin nomor ini kesalahan bisa terjadi pada bagian memori RAM, baik itu memory yang tidak terbaca maupun kesalahan error lainnya.

Cara mengatasi blue screen tipe ini, yaitu pertama bisa dengan memastikan fisik memori RAM sudah dalam kondisi yang benar-benar baik, pin tidak rusak, dan konektor sudah terpasang dengan benar.

Kedua yaitu dengan melakukan windows memory diagnostic untuk mengecek kesalahan pada modul memori, atau bisa juga memastikan setting BIOS secara manual, seperti pada bagian XMP/EXPO yang mungkin salah dalam melakukan pengaturan.


6. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL

Jika muncul pesan ini, hal tersebut menunjukkan bahwa program tertentu berusaha untuk mencoba mengakses atau membuka bagian memori yang tidak diizinkan untuk diakses.

Solusi agar masalah ini tidak terjadi yaitu bisa dengan cara melakukan pembaharuan driver pada hardware yang bermasalah, bisa juga dengan memastikan kompatibilitas antar komponen PC yang sudah sesuai, atau bisa juga dengan melakukan proses pemindaian memori untuk memastikan tidak ada kesalahan fisik maupun sistem failure pada hardware.


7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE

Penyebab dari stop code tersebut biasanya berasal dari komponen prosesor pengolah grafis alias GPU diskrit yang mengalami masalah, dimana seringkali error ini terjadi pada saat melakukan instalasi driver VGA card.

Cara untuk mengatasi permasalahan ini yaitu bisa dengan melakukan install ulang driver VGA card versi terbaru atau bisa juga dengan cara menginstall kembali driver versi yang lebih lama (versi sebelumnya).


8. SYSTEM_SERVICE_EXCEPTION

Kode kesalahan tersebut biasanya muncul saat ada masalah yang terjadi pada sistem perangkat lunak (software) maupun program aplikasi yang sedang dijalankan.

Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa melakukan update software maupun melakukan install ulang dari program yang digunakan jika sering mengalami blue screen jenis ini.

Namun sebelum memutuskan re-install, bisa juga kita melakukan pengecekan dengan metode perintah CHKDSK terlebih dahulu untuk menganalisis jika memang ada kesalahan pada storage penyimpanan.


9. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA

Kode kesalahan ini biasanya muncul saat ada komponen hardware yang mengalami kerusakan permanen, sehingga komponen tersebut benar-benar tidak bisa terbaca sama sekali. Kerusakan ini bisa terjadi seperti pada bagian VGA card, storage penyimpanan, maupun memori RAM.

Adapun jika error ini sudah terjadi, maka satu-satunya cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan mengganti komponen yang rusak dengan komponen yang baru.


10. UNEXPECTED_STORE_EXCEPTION

Kode kesalahan yang terakhir ini bisa disebabkan karena penggunaan sistem keamanan seperti antivirus yang tidak kompatibel dengan OS windows, atau bisa juga terjadi karena proses pembaharuan OS windows yang tidak full alias sebagian hilang, baik itu karena koneksi yang terputus, penyimpanan yang tidak cukup, dll.

Jika error ini terjadi, maka kita bisa mengatasinya dengan cara selalu menggunakan jenis software terutama antivirus yang direkomendasikan dan kompatibel dengan perangkat PC kita. Kedua yaitu selalu lakukan update software OS secara full.

Juga jangan lupa untuk melakukan install ulang program software yang dianggap sering mengalami masalah, dan selalu pastikan versi yang dipakai sudah kompatibel dengan OS yang dipasang.


Demikianlah postingan kali ini tentang jenis dari error blue screen yang sering terjadi pada perangkat komputer desktop maupun laptop. Sebenarnya selain poin yang telah disebutkan diatas, masih banyak pesan kesalahan error pada saat blue screen yang mungkin bisa terjadi.

Namun untuk jenis error yang tidak dimasukkan pada postingan kali ini, mungkin akan coba kita bahas pada kesempatan yang lain saja. Silahkan sampaikan pesan di kolom komentar jika memang ada jenis blue screen yang ingin kalian ketahui.

Akhir kata semoga artikel ini bisa bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di postingan lain selanjutnya. Terima kasih

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini. Bagi pengunjung silahkan tinggalkan komentar, kritik maupun saran dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan. No Spam !

Previous Post Next Post

Contact Form

close